Tafsir mimpi lautan oleh ibn sirin



 Assalamualaikum warahmatullahi Wabarokatuh,

Sahabatku yang dimuliakan Alloh, manusia adalah makhluk yang paling mulia di antara makhluk lainya. Kelebihan dari manusia adalah ketika tidur oleh alloh biasanya diberi mimpi-mimpi indah diantara mimpi disini kami membahas mimpi #Membelah lautan 

💗Asal arti dari laut dalam mimpi bertanda jabatan  penguasa atau kerajaan . Juga bisa bertanda kesedihan dan penyakit. Bermimpi membelah atau memutus lautan atau sungai, maka hilang kesedihannya dan selamat dari kesedihan. Wallohu a'lam. 


Referensi :

- Tafsir ibnu sirin

وَمَنْ رَأى أَنَّهُ قَطْعُ بحْرا أو نهرا إلى الجانبِ الآخر فإنّه يقطَع هَمًا أو هولا ويسلم من ذلك


Mimpi adzan


فإن رأى كأنّه يؤذن على تل أصاب ولاية من رجل أعجمي، وإن لم يكن للولاية أهلاً فإنّه يصيب تجارة رابحة أو حرفة عزيزة.

Jika mimpi seolah olah adzan di atas bukit maka dia akn mendapatkan kekuasaan dari orang yang buta, jika dia bukan orang yang pantas menerima kekuasaan maka dia akan mendapatkan pekerjaan yang menguntungkan atau medapatkan profesi yang terhormat

فإن رأى أنّه زاد في الأذان أو نقص منه أو غير ألفاظه، فإنه يظلم الناس بقدر الزيادة والنقصان. 

Jika mimpi bahwa dia menambah, mengurangi atau merubah lafadz adzan maka dia akan mendholimi manusia seukuran tambah dan kurangnya adzan.

وإن أذن في شارع، فإن كان من أهل الخير فإنّه يأمر بالمعروف وينهى عن المنكر، وإن كان من أهل الفساد فإنّه يضرب،

Jika mimpi adzan di jalanan jika dia termasuk orang baik maka dia akan amar ma'ruf nahi mungkar, jika dia termasuk orang yang berbuat kerusakan maka dia akan dipukul orang.

ومن رأى كأنّه يؤذن على حائط فإنّه يدعو رجلاً إلى الصلح، وإن أذن فوق بيتٍ فإنّه يموت أهله، فإن أذن فوق الكعبة فإنّه يظهر بدعة، والأذان في جوف الكعبة لا يحمد،

Barang siapa mimpi seolah olah adzan di atas tembok maka dia akan mengajak seseorang untuk berdamai.jika mimpi adzan di atas rumah maka ada keluarganya yang akan meninggal.jika mimpi adzan di atas ka'bah maka dia akan melakukan bid'ah secara terang-terangan.mimpi adzan di atas ka'bah tidak terpuji.



Comments